Home / Travel Tips / Tips Berwisata ke Lokasi Ibadah

Tips Berwisata ke Lokasi Ibadah

klenteng kwan im tong

Di satu sisi, heritage tempat ibadah ini merupakan peninggalan sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Bukan hanya keindahannya saja tetapi juga bagaimana kita menghargai dan mempelajari sejarah. Namun di sisi yang lain, tempat ibadah adalah tempat yang sakral dan disakralkan oleh manusia. Dua sisi yang sulit dipilih, mana yang lebih penting, sisi sejarah atau ibadah?

Banyak wisata jenis heritage atau peninggalan sejarah adalah tempat ibadah atau ritual kepercayaan. Walau sudah ratusan tahun, bahkan ribuan tahun,heritage atau peninggalan sejarah yang berupa tempat ibadah masih menarik sebagai kawasan wisata. Sebut saja Candi Borobudur di Jawa Tengah atau makam-makam Wali Songo di Cirebon, Jawa Barat. Bukan hanya yang tua usianya, tempat ibadah yang baru dibangun saja kadang menarik banyak wisatawan. Salah satunya adalah Masjid Kubah Emas di Depok, Jawa Barat.

Setidaknya ada beberapa tips secara umum yang harus diperhatikan bila ingin berwisata ke tempat ibadah, baik dalam maupun luar negeri.

Pertama, berpakaian tertutup dan sopan. Jangankan ke tempat ibadah, ke istana negara di semua negara pun memberikan aturan ketat terhadap standar kesopanan pakaian. Minimal jangantangtop atau tangan buntung dan celana pendek. Pakailah celana di bawah lutut. Jangan juga celana atau baju ketat. Amannya, bawalah scarf yang bisa dijadikan penutup bagian tubuh misalnya dada, rambut, bahkan bisa dijadikan sarung bila dibutuhkan.

Kedua, lepas alas kaki juga jangan lupa. Demi alasan keamanan dan kemudahan memang sebaiknya bawa selalu kantung plastik untuk menyimpan  alas kaki, baik sepatu atau sandal. Kalau bisa bawa kaos kaki agar kaki tidak terlalu kotor. Kaos kaki juga bisa menghindari tapak kaki dari kepanasanan. Kalau terlalu panas bisa membuat kaki melepuh.

Masjid an nur

Ketiga, selalulah lapor atau bertemu dengan penjaga tempat ibadah. Banyak tempat ibadah yang dijadikan kawasan wisata memiliki ruang tiket atau lapor. Kalaupun tidak,  kita bisa menemui penjaganya. Mungkin tidak wajib tapi ini demi menghormati dan menghindari kesalahpahaman. Lebih penting lagi tanyakanlah aturan dan batasan turis atau orang asing yang berkunjung. Bukan hanya batasan wilayah tetapi juga batasan tingkah laku.

Keempat, Jangan terlalu kaget atau tersinggung jika dimintai uang sumbangan di kawasan wisata tempat ibadah. Anggap hal yang lumrah saja. Biasanya toh para penjaga atau manajemen tempat ibadah tidak meminta banyak uang sumbangan bahkan ada yang seikhlasnya saja.

Vihara Dammadipa

Kelima, bagi perempuan yang sedang menstruasi, perhatikan aturan agama tempat ibadah yang didatangi. Beberapa tempat ibadah, seperti pura atau masjid, memiliki aturan agama yang melarang perempuan menstruasi masuk ke dalam gedungnya.

Keenam, terpenting adalah siapkan mental dan sikap yaitu jangan mengganggu orang yang datang untuk beribadah, walau hanya suara apalagi kamera. Walau tidak terlihat mengganggu, suara atau kamera tetap akan mengganggu konsentrasi orang yang beribadah. Jangan sekali-kali menunjukkan rasa aneh apalagi merendahkan atau mencibir cara ibadah dalam tempat ibadah.

Source: dari berbagai sumber

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

 

Bergabunglah dengan memberlist kami, untuk mendapatkan informasi travelling terupdate dan ulasan travelling langsung ke email anda

Terimakasih telah mendaftar melalui newsletter kami

About Norman Lim

monsterid
Writing a book is a horrible, exhausting struggle, like a long bout of some painful illness. One would never undertake such a thing if one were not driven on by some demon whom one can neither resist nor understand. It ain’t whatcha write, it’s the way atcha write it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *