Home / Event / Peringatan Mahargyo 10 Suro

Peringatan Mahargyo 10 Suro

mahargyo 10 suro

Perayaan ritual besar yang terjadi di bulan suro, adalah gelar sesaji suro, yang dirayakan dalam tiga kali perayaan dengan waktu berkala yakni pada tanggal 1 suro, 10 suro dan 30 suro. Tanggal 1 suro, para warga memperingati hari timbulnya rasa antara ayah dan ibu sebelum melakukan senggama, tanggal 10 suro menggambarkan perhitungan 9 bulan 10 hari dimana seorang jabang bayi dilahirkan dan tanggal 30 hari merayakan pungkasaning dumadi.

Acara yang dilaksanakan pada Peringatan Mahargyo 10 Suro meliputi:

  1. ADICARA “SUNGKEMAN”

a)       Warga PDB kepada Pinisepuh pembuka tunggal PDB

b)      Antar sesama warga Paguyuban Dharma Bhakti

 

  1. ADICARA “KIRAB SESAJI SURO”
  2. ADICARA “UPACARA RITUAL PERINGATAN MAHARGYO 10 SURO”

a)     Pembukaan dilanjutkan dengan Kidung Kapitayan

b)    Sujud Manembah. Di pimpin Pinisepuh pembuka tunggal Paguyuban Dharma Bhakti diiringi Kidung Puji (ASMARANDANA) dan BRATA ASTUTI

c)     Paugeran Panca Budi Brata

d)    Pamedhar Sabda (sambutan-sambutan) sekaligus uraian singkat “Mangayu Bagya Tanggap Warsa Sirah Jugo Sasi Suro”

e)     Kidung Sesaji Suro

f)     Ujub Sesaji Suro

g)     Penghayatan/Selamatan

h)    Murak Ambeng – Kembul Bujana

i)      Penutup

j)      Atraksi Hiburan dengan pertunjukan Tari Remo dan Pergelaran Wayang Kulit Semalam Suntuk.

Perlengkapan Sesaji yang dibutuhkan dalam gelar sesaji suro adalah sebagai berikut:

  1. Kembang panca warna atau bunga dengan lima jenis yaitu melati, mawar merah, gading putih, gading kuning dan kenanga. Melambangkan tumbuh kembangnya raga manusia mulai kuncup, mekar dan layu serta lambang pekerti panca indera.
  2. Kembang setaman, melambangkan raga manusia dan lambang pergaulan yang membawa keharuman diri masing-masing.
  3. Bumbu kinang, melambangkan hasil perjalanan kehidupan yang akan dirasakan oleh manusia.
  4. Bubur suro, melambangkan wujud terjadinya manusia dari tetes ibu dan bapak jadi bibit di kandungan dan diberi hidup.
  5. Jenang Procot, menggambarkan tempat bayi menjadi benih di dalam kandungan.
  6. Kembar mayang, melambangkan jagad manusia yang tertata rapi dan manusia yang sejati.
  7. Pusaka keris yaitu pusaka yang sudah dibersihkan, yang bermakna jiwa dan raga, tentang keberanian dan agar manusia mantep dengan pribadinya serta mengakui kekuasaan Gusti Alah.
  8. Tumpeng rombyong, melambangkan manusia yang sudah terpilih karena tingkah laku yang bisa menjadi tauladan.
  9. Sekul punar (nasi kuning) melambangkan lahirnya benih manusia.
  10. Panggang ayam dan ingkung, menggambarkan pengorabanan bapak dan ibu selama hidup.
  11. Woh pari (padi), menggambarkan tentang sesuatu yang terjadi dan memuaskan atau sesuai keinginan.
  12. Wit pisang weta mawi woh lan ontongipun (pisang lengkap dengan daun, bunga dan buahnya. Melambangkan hidup itu bermodal menanam, menyiram dan menyambung. Maksudnya apa yang kita tanam pada akhirnya akan berbuah atau ada hasilnya melalui proses.
  13. Taplak mori pethak yaitu taplak kain putih, yang maksudnya adalah dasar hati yang suci untuk melaksanakan sesuatu.
  14. Songsong payung agung, menggambarkan tentang pengayoman pribadi.
  15. Dupa ratus atau minyak wangi, melambangkan ketenangan dan ketentraman.
  16. Umbul-umbul pring Jawa lan janur kuning yaitu umbul-umbul bambu jawa dan janur kuning. Melambangkan tentang kepercayaan terhapan Tuhan Yang Maha Esa.
Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

 

Bergabunglah dengan memberlist kami, untuk mendapatkan informasi travelling terupdate dan ulasan travelling langsung ke email anda

Terimakasih telah mendaftar melalui newsletter kami

About Norman Lim

monsterid
Writing a book is a horrible, exhausting struggle, like a long bout of some painful illness. One would never undertake such a thing if one were not driven on by some demon whom one can neither resist nor understand. It ain’t whatcha write, it’s the way atcha write it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *