Home / Travel Tips / 4 Kuliner Unik Khas Kota Batu

4 Kuliner Unik Khas Kota Batu

Jalan jalan ke Kota Batu tentunya kurang menarik bila tanpa ada kenangan dan makan khas yang sudah di coba. Bukan datang ke Kota Batu yang hanya dengan panorama wisatanya yang menggoda tapi harus ada sesuatu yang lain yang patut dicoba Anda pasti sudah tak asing lagi mendengar bahwa kota Batu Malang selalu diidentikkan dengan buah apel. Ya, seperti halnya Malang Raya, Kota Batu juga banyak menghasilkan buah apel.

Namun sangat disayangkan bila hanya Apel yang Anda kenal tentu ada ikon lain yang harus melekat dalam naluri Anda bahwa Kota Batu tidak hanya identik dengan buah Apel.

4 Kuliner Unik Khas Kota Batu ini sangat sayang untuk di lewatkan jadi simak beberapa ulasan dibawah ini.

1. Warung Sate Cak Madura Cak Roman


warung sate madura cak roman

Warung Sate Madura Cak Roman, terletak di Jl. Raya Selorejo, Ngantang, Batu – Malang. Kalau dari arah Wlingi, Blitar, lokasinya bertolak belakang dengan pintu masuk kawasan Wisata Bendungan Selorejo. Sedangkan kalau dari arah Malang, lokasinya tepat berada di area pertokoan sederhana sebelum pertigaan menuju pintu masuk area wisata, sekitar 400 meter sebelum pintu masuk wisata.

Seporsi sate masing-masing berisi 10 tusuk dengan sambal kacangnya yang halus dan lembut, serta irisan bawang merah di atasnya. Untuk menikmati satenya, kita bisa memilih nasi atau lontong sesuai dengan selera. Potongan dagingnya lumayan besar dan empuk, sambal kacangnya yang lembut terasa gurih dan sedikit manis. Kalau suka pedas tinggal ditambah sambal, kita juga bisa meminta bumbu kecap untuk satenya sebagai pengganti bumbu kacang. Untuk seporsi sate ayam dibandrol dengan harga 9ribu rupiah. Selain sate, warung ini juga menyediakan soto dan gulai.

  • Menu Andalan:Sate ayam (Rp. 9.000/ porsi)
  • Jam Buka:07.00 – 22.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Raya Selorejo, Ngantang, Batu – Malang Telp .0878.5913.5567

2. Ketan Bu Siami.

Ketan Bu Siami

Warung Bu Siami yang cukup kecil dan sederhana ini hanya menyediakan menu ketan sebagai camilan dan beberapa jenis minuman hangat maupun dingin. Ketan ini merupakan salah satu makanan khas Kota Batu, orang-orang biasa menyebutnya dengan ketan bubuk.

Ketan bubuk adalah beras ketan putih yang dikukus dan disajikan bersama kelapa parut yang tidak terlalu tua dan campuran bubuk kedelai. Penampilan ketan bubuk ini memang sangat sederhana, tapi makanan ini sudah menjadi salah satu makanan khas Kota Batu dan sudah ada sejak tahun 1967an.

Hingga kini, para penggemar makanan yang satu ini masih cukup banyak, baik yang berasal dari kota Batu maupun yang berasal dari luar kota. 

  • Menu Andalan:Ketan Bubuk (Rp. 2.500/ porsi)
  • Jam Buka:Setiap hari 24 jam
  • Alamat Lokasi:Jl. Sudiro, Perempatan Alun-Alun Kota Batu, Batu-Malang

3. Masakan Khas Jawa Warung Sidik

Masakan Khas Jawa Warung Sidik

Warung yang satu ini sudah berdiri sejak tahun 1948an, dikala Indonesia baru saja terlepas dari penjajahan negara asing. Meski sudah berusia puluhan tahun, warung yang lebih mirip dengan rumah ini masih terlihat rapi dan terawat dengan baik.

Warna catnya masih cukup bersih, kelihatanya masih belum terlalu lama kalau memolesnya. Sedangkan ruangan bagian dalamnya cukup luas, mungkin bisa menampung hingga ±40 pengunjung.

Ada begitu banyak menu makanan khas Jawa yang tersaji di warung ini, seperti naso soto, rawon, kari ayam, ayam bumbu, bali telur, gudeg, krengsengan dan masih banyak lagi menu yang lainnya. Dari spanduk yang terpajang, bisa diketahui kalau sop buntut goreng, ayam bakar madu dan pecel rawon yang menjadi menu spesialnya.

Namun karena rekan-rekan kurang berselera dengan menu spesialnya, mereka pun memesan makanan yang saat itu diinginkannya. Ada yang pesan nasi rawon, dan ada juga yang pesan nasi ayam bumbu yang ditambah dengan sambal goreng kentang.

  • Menu Andalan:Makanan Khas Jawa (Rp. 13.000 – Rp. 27.500)
  • Jam Buka:06.00 – 19.00
  • Alamat Lokasi:Jl. Agus Salim 47 A, Batu, Malang Telp. 0341-591540

4. Bakwan Mentawai

Bakwan Mentawai

Warung makan yang dibangun tepat didepan rumah tinggal pemilik warung. Sebuah warung makan sederhana dengan desain bangunan yang semi terbuka dan terlihat jadul khas warung makan tempo dulu, namun walaupun terlihat kuno saat duduk disana terasa sangat nyaman sekali. Ketika duduk di dalam warung ini terasa sangat nyaman dan adem.

udah sejak tahun 1980 warung bakwan ini berdiri, semua bahan isian bakwan disini diolah sendiri oleh si pemilik dengan memperhatikan kualitas bahannya. Dahulu memang bakwan disini menggunakan bahan dasar daging babi, tapi semenjak ada kasus flu babi, daging sapi dipilihnya sebagai pengganti. Sekarang tak perlu khawatir lagi makan disini bagi Anda yang muslim karena semua makanan disini halal.

  • Menu Andalan:Bakwan (Rp. 6.000 – Rp. 14.000)
  • Jam Buka:10.00 – 17.00
  • Alamat Lokasi:Jl. W.R. Supratman no. 25 Batu

Source: Dari berbagai sumber

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

 

Bergabunglah dengan memberlist kami, untuk mendapatkan informasi travelling terupdate dan ulasan travelling langsung ke email anda

Terimakasih telah mendaftar melalui newsletter kami

About Norman Lim

monsterid
Writing a book is a horrible, exhausting struggle, like a long bout of some painful illness. One would never undertake such a thing if one were not driven on by some demon whom one can neither resist nor understand. It ain’t whatcha write, it’s the way atcha write it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *