Home / Travel Tips / 12 Tips Menghilangkan Bosan Saat Perjalanan Ke Lokasi Wisata

12 Tips Menghilangkan Bosan Saat Perjalanan Ke Lokasi Wisata

Menghilangkan Bosan Saat Perjalanan Ke Lokasi Wisata

Melangkahkan kaki ke tempat yang belum pernah kamu jajaki sebelumnya, melakukan hal yang belum pernah kamu lakukan, sampai menjumpai orang-orang baru dan berbagi cerita dengan mereka tak ayal memberi makna baru bagi hidupmu.

Tapi, traveling juga punya sisi yang gak menyenangkan. Salah satunya adalah ketika kamu harus menempuh perjalanan panjang dan menanti untuk sampai di tujuan. Misalnya, saat naik bus, kereta, kapal, mengemudi, sampai menunggu pesawat yang delay di bandara

Berikut ini 12 Tips Menghilangkan Bosan Saat Perjalanan Ke Lokasi Wisata.

1. Buka tas dan keluarkan buku kesayangan

Ya, sebuah buku bisa menjauhkanmu dari rasa bosan yang melanda saat melakukan perjalanan. Kisah yang apik dalam sebuah buku fiksi akan menyentil imajinasimu dan membawamu tenggelam dalam petualangan yang mengagumkan. Kamu juga bisa meng-update pengetahuan dan wawasanmu lewat buku-buku nonfiksi.

Sembari melahap halaman demi halaman buku yang kamu bawa, perjalananmu jadi terasa singkat. Makanya, gak ada salahnya membawa sebuah buku ke dalam tasmu, ‘kan?

2. Tidak ada buku, putar audiobook-nya

reading_while_travelling

Kalau membaca di kendaraan yang bergerak bikin kamu pusing atau kamu mesti konsentrasi seperti saat menyetir, kamu masih tetap bisa “membaca” buku kok. Ada audiobook, buku yang diubah menjadi format suara yang bisa kamu dengarkan.

Dengan audiobook, kamu bisa tetap melahap kisah-kisah dalam buku tanpa harus membacanya langsung. Aplikasinya pun sudah tersedia di smartphone-mu. Memang, buku-bukunya masih terbatas dan sebagian besar berbahasa Inggris.

3. Susun playlist lagu favorit dan terbenamlah dalam kesyahduan musik yang terputar

Musik bisa membantu kita mengendalikan suasana hati, gak terkecuali saat kamu lagi menempuh perjalanan jauh. Lagi pengen semangat, putar musik yang nge-beat dengan tempo yang cepat

4. Bawa buku catatan dan penamu, tuangkan apapun yang muncul lewat tulisan dan coretan isengmu

Biar kamu terdorong untuk menyusun kisahmu sendiri, bawalah sebuah jurnal atau buku catatan di dalam tasmu. Kamu bisa memindahkan isi kepalamu ke dalam tulisan dan gambar coret-coretan. Isi tulisanmu pun gak perlu melulu catatan perjalanan yang kamu lakukan, tapi juga ide-ide dan pemikiran random yang mungkin menarik untuk dikembangkan atau dikenang.

5. Mainkan Game di SmartPhone-mu

A commuter playing a game on a smartphone

Dengan teknologi yang makin mutakhir, game-game digital yang bisa kamu mainkan pun semakin keren dan beragam. Game itu pun dengan mudah kamu unduh dan mainkan lewat tablet atau ponselmu. Jadi, kamu bisa menunggu sembari menaikkan level karakter game-mu.

6. Asah otak lewat teka-teki silang

Sejak dulu, teka-teki silang atau TTS memang gak pernah gagal membunuh waktu di perjalanan. Sekali kamu berkutat dengan kata-kata yang saling bertautan itu, gak terasa deh kalau kamu menempuh jarak yang jauh. Apalagi, TTS gampang banget kamu peroleh dari kios-kios di stasiun maupun pedagang asongan. Sudah gitu, harganya sangat murah.

Dan saat ini sudah banyak mobile apps gratis yang bertema TTS in jadi kamu bisa coba selagi menunggu dalam perjalanan.

7. Membingkai sejumlah foto perjalanan terbaru

Ya, gak perlu menunggu sampai di rumah buat mengedit foto-fotomu menjadi gambar yang lebih menarik. Sunting saja langsung via aplikasi penyunting foto yang ada di ponselmu. Bikin fotomu jadi makin cantik atau bahkan buat konsep yang sama sekali berbeda dari foto-foto yang sudah ada. Unggah juga satu-dua fotomu itu ke jejaring sosial, biar teman-temanmu penasaran.

8. Selama kendaraan masih berjalan potret objek-objek menarik yang tertangkap mata

taking_picture_with_smartphone

Perjalanan panjang di atas bus atau kereta pun bisa punya ceritanya sendiri. Siagakan kameramu dan temukan pemandangan menarik, baik, didalam kabin maupun di balik jendela. Hal-hal sederhana yang terlintas di depan mata kadang malah bisa menjadi sebuah potret yang sarat makna.

9. chat saja dengan orang-orang tersayangmu yang kini menanti di rumah

Dengan sedikit sentuhan di layar ponselmu, kamu sudah bisa ngobrol dengan orang-orang yang jaraknya ribuan kilometer. Manfaatkan aja buat berbagi cerita dengan orang-orang tercinta di rumah. Daripada suntuk, berkirim pesan ditambah gambar dan stiker yang lucu-lucu pasti mampu bikin kamu tersenyum.

10. Ajak ngobrol orang asing yang duduk di sebelahmu

Salah satu esensi dari traveling adalah menjumpai orang-orang asing dan menemukan teman serta keluarga baru. Alih-alih terus menerus asyik dengan gawaimu, gak ada salahnya untuk menyapa orang yang duduk di sebelahmu. Kamu bisa bertukar cerita menarik, pengalaman, bahkan mungkin bertukar nomor ponsel juga. Siapa tahu jodoh

11. Bawa kartu atau alat permainan

playing_card_on_train

Bepergian dengan teman memang membuatmu jauh dari rasa bosan. Dengan mereka, kamu bisa ngobrol asyik, mulai dari cerita lucu, horor, sampai sesi curhat. Kamu pun gak sungkan buat ngajak mereka bermain, mulai dari tebak-tebakan sampai kartu. Kamu juga bisa mengisi waktu dengan berbagi cemilan dengan mereka.

12. Tutup mata dan biarkan alam mimpi mengaburkanmu sementara

Di suatu titik, kegiatan yang disebutkan di atas terkadang tidak lagi mampu mengusir perasaan bosanmu dalam melalui perjalanan panjang. Solusinya cukup sederhana, kamu perlu mengistirahatkan tubuhmu yang lelah itu dengan sejenak memejamkan mata. Syukur-syukur, kamu terbangun saat kendaraan yang kamu tumpangi sudah tiba di tujuan, dan kamu siap memulai petualangan.

Dengan melakukan hal-hal di atas, gak ada lagi alasan untuk bosan saat menumpang kendaraan.

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

 

Bergabunglah dengan memberlist kami, untuk mendapatkan informasi travelling terupdate dan ulasan travelling langsung ke email anda

Terimakasih telah mendaftar melalui newsletter kami

About Norman Lim

monsterid
Writing a book is a horrible, exhausting struggle, like a long bout of some painful illness. One would never undertake such a thing if one were not driven on by some demon whom one can neither resist nor understand. It ain’t whatcha write, it’s the way atcha write it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *