Home / Wisata Negeri / Wisata Buatan / Pesona Air Hangat Cangar Di Lereng Gunung Arjuno

Pesona Air Hangat Cangar Di Lereng Gunung Arjuno

DSCN9955

Kota Wisata Batu memiliki banyak pesona wisata yang harus dikunjungi jika berada di Jawa Timur. Salah satu pesona alam yang memanjakan tubuh kita untuk berwisata adalah pemandian air hangat Cangar. pemandian air hangat Cangar terletak di Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur.

Pemandian air hangat Cangar termasuk dalam kawasan Taman Hutan Raya Raden Suryo. Berjarak 18km dari pusat Kota Batu dan membutuhkan waktu tempuh 1-1 1/2 jam dari Pusat Kota Batu.

Pemandian air hangat cangar memiliki pesona alam yang menakjubkan, mulai dari pemandangan berupa hamparan hutan dan bukit, ladang terasiring khas pegunungan, udara sejuk yang berkisar 30-40 derajat celcius diwaktu siang, kolam pemandian air hangat, bumi perkemahan, Jogging area, goa Jepang dan makanan-minuman dari ketan hitam. Tiket masuk pemandian air hangat Cangar sebesar Rp. 5000,-.

Keberadaan pemandian air hangat di lereng Gunung Arjuno-Welirang, menyuguhkan pesona khas pegunungan. Sambutan hutan cemara diselingi oleh ladang terasiring dengan tanaman berupa sayuran pendudk menghiasi selama perjalanan. Suasana hijau lereng gunung Arjuno dan Welirang memanjakan mata. Memasuki kawasan pemandian air hangat Cangar disambut oleh tulisan “selama datang di Taman Hutan Raya Raden Surya”. Pemandian air hangat Cangar berada di lembahan kaki gunung arjuno yang air-nya berasal dari gunung welirang. Gunung Welirang memiliki dapur magma sama dengan gunung Arjuno yang merupakan gunung api kuno non-aktif, sehingga sumber air panas Cangar yang mengandung belerang berasal dari gunung Arjuno-Welirang yang merupakan salah satu gunung api di Pulau Jawa. Lembahan yang cukup luas, berada agak turun dari permukaan jalan raya, memiliki kawasan bumi perkemahan yang enak untuk bersantai dengan keluarga.

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

Kamu Juga Bisa Jadi Traveller Mancanegara

 

Bergabunglah dengan memberlist kami, untuk mendapatkan informasi travelling terupdate dan ulasan travelling langsung ke email anda

Terimakasih telah mendaftar melalui newsletter kami

About Norman Lim

monsterid
Writing a book is a horrible, exhausting struggle, like a long bout of some painful illness. One would never undertake such a thing if one were not driven on by some demon whom one can neither resist nor understand. It ain’t whatcha write, it’s the way atcha write it.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *